Perkembangan Teknologi Antara Kemajuan Zaman dan Kemunduran Adab

Perkembangan Teknologi Antara Kemajuan Zaman dan Kemunduran Adab

Bismillah, selamat malam semuanya apa kabar ? semoga kita semua selalu sehat jiwa maupun raga serta selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Ditengah kondisi dunia yang saat ini tidak sedang – baik baik saja karna wabah pandemi covid-19 yang membuat kita semua di himbau untuk tetap dirumah, maka malam ini saya mencoba menulis apa yang ada di fikiran saya , sebagai anak kelahiran generasi millennial  tentunya saya merasakan dari tahun ketahun terjadi perkembangan di berbagai hal  terutama di perkembangan teknologi yang mungkin telah mengubah cara pandang, cara berfikir atau bahkan merubah adab sekalipun, lantas apa saja hal – hal yang telah berubah berkat adanya teknologi, mari kita simak satu persatu :

1. Teknologi Informasi Sukses mengubah cara orang berinteraksi

Mungkin hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah tentang cara bagaimana awal seseorang beriteraksi, dahulu sikap saling sapa, saling memberi salam,  jabat tangan itu  nyata di lakukan oleh semua orang, handphone pada saat itu awal-awal tahun 200an masih tergolong barang yang mewah, saat ini mungkin hal itu masih ada, akan tetapi mungkin sudah tidak sesering dulu, berkat adanya kemajuan teknologi informasi tentunya semua dilakukan  dengan hanya satu perangkat (baca: smartphone), dari mulai mencari teman lewat sosial media, mencari pekerjaan lewat situs job seeker, berbelanja lewat situs / aplikasi online shop, dan lain sebagainya.

Hal  yang paling miris menurut saya adalah kemunduran adab bertegur sapa melalui sosial media ataupun aplikasi messaging lainya yang saat ini adalah orang Indonesia atau kebanyakan orang tidak lagi mengucapkan salam pembuka dan tergantikan oleh satu hurup atau satu kata yang kurang bermakna “PING”, “P”,  adakah yang mengalami hal seperti ini, kalau saya sering tuh,,,,bahkan ketika “BBM” udah tidak beroprasi lagi pun sekarang terbawa ke percakapan messaging app lainya. ah sudahlah….lantas kalau sudah begini benarkah dengan adanya perkembangan teknologi kemunduran adab akan semakin massive dan mengubah cara orang berinteraksi ?

Heboh Istilah Lock-down, social distancing dan lainya !

2. Teknologi  Informasi  membuat semakin cepat pintar dan cepat malas

perkembangan teknologi membuat semakin cepat pintar dan cepat malas

Ibarat sebuah koin, jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda tentunya secara garis besar teknologi mempunyai sisi kelebihan dan kekurangan, di satu sisi perkembangan teknologi informasi sangat memudahkan untuk mencari jutaan informasi, sangat power full. 

Google seolah – olah  menjadi “Dukun” yang bisa kamu tanyain apa saja dan kapan saja dan selalu memberikan jawaban. Bagi sebagian orang yang sedang belajar tentunya ini sangat membantu sekali, apa apa yang kita ingin tahu “ it’s just say OK Google” dan katakan apa yang kamu cari dan Boom semuanya tinggal kamu  baca saja. Akan tetapi di satu sisi dengan pesatnya teknologi semacam ini cendrung orang akan semakin malas, karna semua serba instant, buku – bukup un menjadi hiasan rak semata, jawaban – jawaban PR kamu mungkin sudah tersebar disana, bahkan dengan sekali duduk saja kamu bisa tahu apa yang sedang ramai di bicarakan orang – orang dari berbagai belahan dunia, catatan untuk kita semua adalah “Apa yang mudah di dapat, biasanya akan cepat hilang”, Fakta memang seperti itu bukan…

3. Teknologi menciptakan Sikaya baru dan si  Miskin baru

perkembangan teknologi membuat mereka jadi kaya

Kita mungkin tidak akan asing dengan nama – nama seperti Bill Gates, Mark Zukerberg, Jack Ma, Jeff Boss dan sederet nama-nama besar lainya, mungkin hampir setengah dari orang paling kaya di bumi secara materiil adalah orang – orang yang berkutat di dunia teknologi, mereka semua berawal dari orang-orang sederhana yang mempunyai passion yang kuat dan terus berusaha sampai akhirnya menjadi seperti yang sekarang,  bagi sebagian orang ini adalah anugrah, tetapi mungkin bagi sebagian orang ini adalah petaka, ketika teknologi berkembang di berbagai bidang, sebagian pekerjaan manusiapun lambat laun mulai tergantikan dengan mesin. Mungkin teman teman bisa melihat sendiri contohnya, yang jadi pertanyaan adalah bagaimana cara agar kita semua bisa bertahan dan hidup di tengah kemajuan teknologi  yang sangat pesat ?

Baca Juga : Seputar Dunia Kampus

4. Teknologi informasi seolah menjadi arena perkelahian, hoax, debat, bullying dan lain sebagainya

Hoak akaibat perkembangan teknologi

Teknologi yang saya maksud disini adalah sosial media, diawal awal saya sedikit menyinggung tentang cara berinteraksi orang saat ini, jauh dari situ sekarang sosial media menjadi salah satu arena maya untuk orang beradu debat, debat kusir tepatnya, bahkan menjadi alat paling ampuh untukmenyebarkan Hoax. Miris memang, maka dari itu disini kita perlu menfilter apa apa  yang kita lihat di jejaring sosial, “Saring before Sharing” istilah kerenyamah gitu..

Baca Juga : Kisah para penghafal al-Quran

5. Menjadi salah satu sumber mata pencaharian baru

Profesi Baru Yotuber

Faktanya saat ini muncul miliader – miliader baru, berpenghasilan puluhan juta bahkan sampai miliaran per  bulan,,,ini dluar bisnis starup ya, mungkin kalian kenal dengan nama – nama Atta halilintar,  Ria Ricis, Pak Ndul, Anji, dan deretan nama-nama lainya, mereka adalah conten creator di youtube yang sekarang ini banyak artis2 yang mungkin allih profesi jadi youtuber, banyak pula orang2 biasa yang awalnya g niat jadi artis tiba – tiba jadi viral berkat aksi konyol atau hal – hal absurd lainya. Dan pada akhirnya  kita sepakat bahwa “Youtube is  more than TV”, entah kenapa demikian, apa karna tayangan2 di TV sudah tidak seindah dan semendidik dulu lagi, ah sudahlah mungkin kalian lebih paham.

Selain itu profesi lainya yang lahir berkat adanya kemajuan teknologi adalah Digital Marketer, UI/UX Designer, SEO specialis, web developer,  Ojek Online, taksi online, tukang pijit online, konsultan online dan masih banyak lagi.

6. Teknologi informasi sebagai “ Brainwash Machine

Brainwash machine

Konotasi Brainwash Machine g melulu ke arah yang negative ya,  yang saya maksud disini adalah tentang bagaimana orang bisa berubah baik itu sikap, perilaku dan tindakanya setelah melihat tayangan-tayangan berupa gambar, Quotes, video,ebook dan lainya, contoh yang baik – baik aja deh, akhir – akhir ini banyak temen saya yang hijrah tuh, bukan karna sering ngaji, kemasjid atau lainya, karna dia  g sengaja mantengin akun-akun dakwah, kayak yang di bertebaran di IG tuh, kayak one minute boosternya Ust. Hanan, ust. Adi Hidayat, Ust. Abdul somad dan sederetan tayangan lainya, lambat laun hidayah turun tuh ke mereka, sampai akhirnya bener – bener hijrah, alhamdulillah ya, semoga dengan adanya perkembangan teknologi  ini semakin banyak hal baik yang patut di sebar.  

Disatu sisi semua yang kita lihat di sosial media lambat laun akan masuk ke otak kita, secara tidak sadar semakin banyak tayangan2 yang buruk ke otak kita, maka akan mempengaruhi pola tingkah laku, dan cara berfikir kita, pada akhirnya sikap dan prilaku kita akan merepresentasikan apa – apa yang kita sering lihat.

Mungkin itu sebagian kecil dari pengaruh perkembangan teknologi gan, jaman semakin maju menciptakan 2 sisi yang bertolak belakang, disamping memudahkan manusia, teknologi juga dapat mendegradasikan moral kita, tergantung bagaimana diri kita memangfaatkan dan mengolahnya. Pada akhirya manusia tetaplah manusia, seberapa canggihna teknologi kita tetaplah membutuhkan manusia lainya, mari bijak dalam menggunakan media sosial, interaksi yang nyata tentunya lebih banyak manfaat yang di dapatkan.

Salam literasi, Dede (Admin)

admin

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *