5 Level Kepemimpinan

5 Level Kepemimpinan

            Berbicara  tentang kepemimpinan tentulah masing masing dari kita mempunyai gaya tersendiri dalam memimpin, entah itu kharismatik, otoriter, demokratis, situasional ataupun yang lainya, lalu sudahkah kita mengetahui jenis dan tipe kepemimpinan kita seperti apa? tentunya yang tahu adalah kita dan oarng – orang yang pernah kita pimpin atau orang orang terdekat kita, karna mereka adalah salah satu bagian dari reflekksi kehidupan kita.

            Pada kesempatan kali ini saya akan coba membahas beberapa hal terkait dengan kepemimpinan, tentunya sesuai tema yang di buat oleh panitia Hilal Leadership Community (HLT) bath 12 Bandung, maka dengan senang hati saya akan mencoba  berbicara melalui beberapa paragraph  mengenai subyek (pemimpin), objek (yang di pimpin) beserta situasi sekarang (milenial generation) dan saya akan memaparkan 5 level kepemimpinan yang diambil langsung dari buku good to great karangan Jims Collins

            Teman teman semuanya, dalam setiap elemen kehidupan sudah menjadi hal yang mutlak jik kita tidak bisa hidup tanpa bantuan orang  lain, karna pada dasarnya kita adalah mahluk sosial yang harus saling berinteraksi satu sama lain, dan  dimanapun posisi kita berada pasti kita tidak akan terlepas dari sebuah konsep kepemimpinan, sebagai contoh di kantor kita bekerja ada atasan, di tampat kita belajar baik sekolah maupun kampus kita punya ketua kelas, kepala prodi, ketua bem, ketua osis, di keluarga kita punya sosok ayah sebagai pemimpin bahkan diri kita pribadipun adalah seorang pemimpin dalam mengendalikan emosi/hawa nafsunya.

            Dalam sebuah buku yang berjudul Good to Great karangan Jims Collins, konsep kepemimpipnan di paparkan  kedalam 5 level kepemimpinan, berikut penjelasan singkatnya :

  1. Level 5 (Great Leader/Executive), adalah seni memipin level tertinggi dimana kepercayaan dan rasa hormat adala modal utama level ini, artinya setiap orang/bawahan menaruh sikap hormat dan kepercayaan yang tinggi atas kepemimpinanya, orang akan tertarik mengikutinya atas dasar trust, respect, Integrity,  ledaertship, and capability terhadap pemimpinya dan contoh sosok pada level ini adalah  Rasulullah ﷺ, sehigga setiap  perkataan, sikap dan prilakunya akan menjadi teladan bagi para pengikutnya.
  • Level 4 (Effective Leader), satu level dibawahnya adalah sosok pemimpin yang mempunyai kemampuan leadership yang tinggi yang biasanya dia dapatkan selama hidupnya, sehingga ketika dia selesai dengan dirinya sosok ini akan mengkader orang – orang dibawahnya untuk menjadi pengganti dirinya, kemampuan people development biasanya melekat pada orang – orang pada level ini.
  • Level 3 (Competent Manager), pada tahap ini sikap kepemimpinan biasanya bersifat objective atau dengan sasaran tertentu, seseorang akan memanaje se efektif mungkin orang – orang  untuk mencapai sebuah goal  atau tujuan bersama dan biasanya orang – orang pada level ini berorientasi kepada hasil yang bisa mereka dapatkan baik berupa materil maupun non materiil.
  • Level 2 (Contributing Team Member)

Pada level ini sikap kepemimpinanya mampua melakukan kerjasama dengan baik, kemampuan pengelolaan tim yang baik dalam mencapai tujuan bersama

  • Level 1 (High Capable individual), pada level ini kemampuan individu baik itu soft skill maupun hard skill berperan penting dalam kemajuan sebuah organisasi.

     Dari pemaparan diatas setidaknya kita dapat mempelajari beberapa sikap sikap seorang pemipin yang ideal, meskipun tentunya masih banyak elemen – element yang harus diperhatikan tentunya dalam konteks yang berbeda.

Itu tadi sedikit pembahasan diatas mengenai 5 level kepemimpinan, yang tentunya menjadi refleksi kita terhadap gaya kepemimpinan kita sendiri, semoga apa yang saya paparkan diatas dapat bermanfaat bagi kita semuanya, aamiin.

by admin | pesantrencoding.com

    

admin

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *